Pantun

yogananta damar | 10/27/2016 | 0 comments

Pengertian Pantun

Pantun sering dimengerti sebagai 'puisi lama'. Mengingat kembali sejarahnya, pantun dulunya merupakan permainan kata-kata. Dalam pembuatannya, pantun memiliki aturan-aturan yang harus ditaati oleh penulis. Aturan tersebut adalah jumlah baris, persajakan, sampiran serta isi. Aturan-aturan itulah yang menjadikan sebuah puisi adalah pantun. 
Lazimnya pantun terdiri atas empat larik (empat baris), setiap baris terdiri dari 8-12 suku kata, bersajak akhir dengan pola a-b-a-b dan a-a-a-a. Semua  pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran merupakan dua baris pertama yang biasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua. Bagian kedua adalah 2 baris berikutnya (setelah 2 baris pertama). Bagian kedualah yang menyampaikan isi dan tujuan dari pantun tersebut,
Hal yang menarik dari pantun adalah bahwa ia mempunyai keindahan ritme yang tidak dapat di "recreate" ke dalam bahasa lain. Artinya, untuk menikmati pantun secara utuh, seseorang harus memahami bahasa tersebut, sebab "recreate" akan menghilangkan satu keindahan pantun yaitu irama dalam sajaknya.

Jenis Pantun

Pantun anak
merupakan pantun yang berisi permainan, hal-hal menyenangkan maupun menyedihkan.
contoh pantun anak:

Kalau kepiting pergi ke rawa
Kalau ikan mandi di kali
Kalau monyet sedang tertawa
Mukanya lucu sekali

Monyet lincah panjat tali
Kera duduk baca koran
Bagaimana hati tidak geli
Kepala botak suka sisiran


Pantun Muda-mudi
pantun ini biasanya berisi perasaan kasmaran atau rasa jatuh cinta, pantun ini juga biasanya dipakai untuk menggoda seseorang.
contoh pantun muda-mudi:

Makan nasi selagi hangat
Belinya di seberang jalan
Aduhai adik manis sangat
Boleh abang minta kenalan

Ada turis dari Arab
Tidak lupa mampir ke Bali
Jangan kaget mereka akrab
Ada cinta bersemi kembali


Pantun Jenaka
pantun ini berisi bahan kelakar atau hal-hal yang lucu.
contoh pantun jenaka:

Merah-merah bunga mawar
Putih-kuning kupu mengepak
Susah-susah abang melamar
Karena keriting abang ditolak

Kalau haus minum milo
Kalau lapar makan ketan
Aduh nasib jadi jomblo
Pergi ke taman dikira setan (- kalau ada dua orang bermesraan biasanya yang ketiga?)


Pantun Nasihat
merupakan pantun yang berisi nasihat agar menjadi lebih baik.
contoh pantun nasihat:

Ada dewi namanya Athena
Ada Hades dari neraka
Ada orang jadi merana
Karena hati angkara murka

Ada orang pergi ke tabib
Minum obat sambil menari
Susah senang itu nasib
Jangan lupa disyukuri


Pantun teka-teki
 adalah pantun yang berisi pertanyaan yang meminta orang lain berpikir jawabannya.
contoh pantun teka-teki:

Melihat hewan mirip tupai
Melihat cewek kayak lelaki
Kalau kamu orang pandai
Binatang apa tanduk di kaki? jawab (ayam jago)

Naik motor pelan-pelan
Jangan sampai masuk selokan
Tanpa kaki bisa berjalan
Meski badan sambil tiduran - jawab (ular)

Membuat Pantun

Untuk membuat sebuah pantun, hal utama yang harus diperhatikan oleh pengarang adalah bagian isinya. Bagian isi merupakan pokok dari pantun. Artinya, menarik atau tidaknya sebuah pantun ditentukan oleh isi pantun. Setelah membuat isi maka pengarang bisa memikirkan sampiran yang akan digunakan. Dalam tahap ini pula pengarang memilih kata-kata yang sesuai dengan persajakan yang digunakan (a-a-a-a) atau (a-b-a-b).
nah, silahkan buat pantunmu sendiri!


Category:

rumpunsastra.com:
Rumpunsastra.com menyediakan informasi terkait dengan Bahasa dan Sastra Indonesia

0 comments