Pendekatan Pembelajaran dan Metode Pembelajaran

yogananta damar | 10/14/2016 | 0 comments

Apa itu Pendekatan Pembelajaran?


Bagi Bapak/Ibu guru pasti akrab dengan istilah pendekatan pembelajaran. Namun apakah sebenarnya pendekatan pembelajaran itu?
Pendekatan pembelajaran disebut juga cara-cara yang ditempuh oleh pembelajar untuk belajar dengan efektif. Dalam suatu Kegiatan Belajar Mengajar,  guru mempunyai peran penting yaitu memberikan perangkat metodis yang mampu menuntun siswa untuk mencapai kebutuhan belajar. Inti dari pendekatan pembelajaran adalah bagaimana mengembangkan kesadaran dalam individu siswa mengenai strategi belajar dan proses berpikir yang efektif.

6 Pendekatan Pembelajaran

Ada berapa pendekatan pembelajaran? Sangat banyak. Berikut ini adalah enam jenis pendekatan pembelajaran yang akan kita bahas:
1. pendekatan organisasional
2. pendekatan kolaboratif
3. pendekatan komunikatif
4. pendekatan informatif
5. pendekatan reflektif
6. pendekatan berpikir dan berbasis masalah

Tiap pendekatan pembelajaran memiliki metode pembelajarannya masing-masing. Pada kesempatan ini, kita akan membahas salah satu pendekatan dan metode pembelajarannya.

Pendekatan Organisasional

Pendekatan organisasional mempunyai tujuan sebagai berikut: a) mampu mengatur waktu, b) mampu mengatur tugas secara efektif, c) mampu terlibat dalam pembelajaran d) mampu medekati tugas-tugas pembelajaran, e) menyajikan hasil kerja, f) mampu mengorganisasi materi, g) mampu mengorganisasi kerja.

Metode-metode yang dapat digunakan:

a. Metode Explicit Instruction

Explicit Instruction merupakan suatu pendekatan mengajar yang memang dirancang khusus untuk menunjang proses belajar siswa. Strategi ini juga dikenal dengan Model Pengajaran Langsung. Bentuk dari strategi ini dapat berupa ceramah, demonstrasi, pelatihan atau praktik, dan kerja kelompok. Metode ini memiliki tahapan sebagai berikut:

b. Metode Kumon

Kumon adalah salah satu korporasi pendidikan yang digagas Toru Kumon, di Osaka:1958
Metode pembelajaran Kumon ini biasanya digunakan untuk pembelajaran matematika dan membaca. Kumon merupakan metode belajar perseorangan Level awal. Cara pembelajarannya adalah memberikan masing-masing siswa lembar kerja yang mudah dan dapat dikerjakan sendiri. Dengan demikian siswa dapat belajar sendiri sehingga ada keinginan untuk mengejar bahan pelajaran dengan level di atasnya. Melalui pencapaian target, siswa akan merasa puas dan gembira. 

Pengaturan pembelajaran dengan metode Kumon dapat dilihat pada gambar di bawah:
Tes penempatan awal: siswa mengerjakan tes untuk menentukan level awal siswa. Karena Kumon terdiri dari rangkaian lembar kerja yang terdiri dari beberapa level, menentukan level awal merupakan bagian terpenting metode ini.

Menghadiri kelas: biasanya kelas Kumon dilaksanakan 2x seminggu. Karena dalam metode ini siswa didorong untuk bekerja mandiri, maka tidak ada pengajaran secara khusus.

Mendukung belajar mandiri artinya: guru menyiapkan lembar kerja untuk setiap siswa dan memastikan siswa belajar pada tingkatan yang tepat.

Bekerja mandiri: setelah lembar kerja diserahkan kepada guru, lembar kerja tersebut akan dinilai dan dikembalikan ke siswa. Apabila ada kesalahan, siswa memperbaikinya sendiri.

Pekerjaan rumah: selain tugas di kelas, guru juga memberikan pekerjaan rumah. Hal ini juga bertujuan untuk mendapatkan dukungan dari orang tua di rumah. 

c. Quantum

Model pembelajaran ini membiasakan siswanya untuk belajar menyenangkan. Dengan rasa senang terhadap pelajarannya diharapkan dapat menumbuhkan minat belajar siswa. Dengan adanya minat belajar yang baik tentu akan menghasilkan hasil belajar yang baik pula. 
Langkah-langkah yang ditempuh adalah sebagai berikut:



Acuan Penulisan:
Huda, Miftahul. 2014. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.





Category: ,

rumpunsastra.com:
Rumpunsastra.com menyediakan informasi terkait dengan Bahasa dan Sastra Indonesia

0 comments